IBX5AE02DED33218

Selain Spesialis Penyakit Dalam (Geriatri), Inilah Cara Penanganannya!

Menjadi sehat saat usia tua merupakan salah satu hal yang menjadi pilihan setiap orang, dimana hal itu berkaitan dengan pola hidup saat masih muda. Seperti kebiasaan makan lemak atau kalori sering menjadi alasan masa tua lebih rentan terhadap masalah kesehatan. Jangan sepelekan, banyak masalah kesehatan yang perlu untuk Anda waspadai ketika sudah tua. Misalnya saja munculnya sindrom geriatri, dimana diperlukan spesialis penyakit dalam (geriatri) untuk menangani masalah tersebut dengan baik. Lalu, seperti apa saja yang bisa dilakukan?

Spesialis Penyakit Dalam (Geriatri)

Geriatri merupakan kumpulan gejala atau masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia atas beberapa masalah yang dialami. Seperti misalnya terjadi penurunan fungsi dari tubuh, kejiwaan, sosial-ekonomi, sampai dengan perubahan drastis yang terjadi di lingkungan sekitar. Contoh yang paling sering terjadi adalah penurunan nafsu makan. Hal itu sering terjadi karena kondisi fisik akibat proses penuaan, misalnya indera penciuman dan perasa yang membuat lansia lebih malas untuk makan. Tetapi hal itu bisa juga dipengaruhi oleh kondisi pesikologis seperti depresi ataupun yang lainnya.

Bila membahas mengenai sindrom geriatri ada banyak masalah yang bisa menandai itu, seperti:

1. Berkurangnya kemampuan gerak.
Masalah pertama ini bisa diakibatkan oleh penurunan fungsi fisik tubuh dan juga penyakit penyerta. Hal itu sering sekali membuat para lansia mengalami kerapuhan dan lebih mudah untuk terjatuh.

2. Jatuh dan patah tulang.
Tidak sedikit para lansia yang mengalami sakit akibat terjatuh sehingga mengalami patah tulang. Maka akibatnya keseimbangan yang disebabkan oleh penglihatan, organ gangguan, keseimbangan sampai dengan sensor motorik. Secara tidak langsung akan memicu masalah trauma fisik dan psikososial pada lansia.

3. Mengompol.
Bisa dikatakan ini merupakan inkontinensia urine, dimana kondisi kandung kemih yang sudah mengalami penurunan kinerja lalu tidak bisa mengontrol dengan lebih baik. Bagi lansia hal itu bisa membuat masalah kesehatan lainnya, apalagi pada bagian dalam. Perlu untuk penanganan khusus spesialis penyakit dalam (geriatri) pada lansia.

4. Delirium.
Ini merupakan bentuk suatu kebingungan yang ditandai dengan bicara ngelantur, gelisah, sulit untuk mengalihkan perhatian, ketakutan dan masih banyak lagi lainnya. Secara langsung hal tersebut dapat membuat gangguan metabolisme dalam otak menurun yang diakibatkan oleh beberapa hal seperti efek samping obat, trauma kepala dan beberapa lainnya.

5. Demensia.
Jenis masalah yang satu ini meliputi beberapa hal seperti penurunan daya ingat, kemunduran fungsi kognitid, perubahan perilaku, sampai dengan fungsi otak yang dapat membuat aktivitas lainnya terganggu.

Dalam dunia kedokteran ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menangani masalah geriatri pada lansia. Tentu metode yang digunakan itu berhubungan erat dengan seperti apa penyebab masalahnya. Seperti beberapa masalah diatas yang terjadi akibat berkurangnya kemampuan gerak, jatuh dan patah tulang, mengompol dan masih banyak lagi penyebab lainnya. Anda perlu memperhatikan lebih baik jika orang tua sedang dalam kondisi tersebut.

Saat ini di Indonesia mencari dokter spesialis bukanlah hal yang sulit, tetapi tepat seperti harapan pelayanan yang masih sulit. Apalagi itu merupakan perawatan yang diperlukan oleh lansia dengan kualitas yang harus tepat. Banyak cara yang bisa dilakukan, begitu pula untuk spesialis penyakit dalam (geriatri) pada lansia. Untuk lebih lengkap seperti apa penanganannya, bisa langsung konsultasikan pada dokter ahli. Supaya tidak mengalami masalah yang serius ada baiknya untuk memperhatikan kesehatan sejak muda.

0 komentar:

Post a Comment